shababjo.netPilpres 2019 – Hasil survei Alvara Research Center menyebut elektabilitas Jokowi-Ma’ruf masih unggul jauh dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Koordinator Juru Bicara

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi tak ambil pusing dengan hasil berbagai survei yang mengunggulkan pasangan Jokowi-Ma’ruf. Hasil itu dianggapnya sebagai pecutan agar terus bekerja lebih keras.

“Kami terimakasih, mau bikin surveinya Pak Prabowo cuma 10 persen terserah, yang jelas kami menghormati siapapun melakukan survei bisa jadi peta jalan yang positif untuk mapping Prabowo-Sandi Sandi,” kata Koordinator Juru Bicara pasangan Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I No 35, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa 6 November 2018.

Danhil menambahkan, elektabilitas Prabowo-Sandi terus mengejar dan menunjukkan progresifitas yang positif dari survei internal BPN. Timnya juga masih punya waktu 5 bulan ke depan untuk mendesain kampanye dan terus memanfaatkan suara swing voters. Bahkan, Prabowo-Sandi akan merebut suara para pendukung Jokowi-Maruf.

“Jadi ya terimakasih dengan survei-survei itu mau berapa pun hasil yang mereka buat, Kami enggak khawatir sama sekali. jadi memang kan kami enggak punya cukup dana untuk bayar lembaga-lembaga survei, jadi justru kami berterimakasih ada data-data yang gratis seperti ini,” tambahnya.

Dahnil menyebut, Prabowo-Sandi makin intens melakukan komunikasi dengan masyarakat di banyak daerah. Ditambah banyak relawan tumbuh di setiap daerah yang akan dimaksimalkan oleh BPN. Dia yakin elektabilitas Prabowo-Sandi bakal menyalip Jokowi-Ma’ruf.

“Ya sesuai harapan kita dan progresivitas bahkan di atas ekspektasi kita itu cepat sekali,” pungkas Ketua Umum PP Muhammadiyah itu.

Survei Alvara

Alvara Research Center melakukan survei nasional terkait Pilpres. Survei digelar 8-22 Oktober 2018 di 33 provinsi. Hasilnya menyebutkan, elektabilitas pasangan calon Joko Widod-Ma’ruf Amin unggul dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf 54,1 persen, sedangkan Prabowo-Sandi 33,9 persen,” kata CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali.

Sedangkan jumlah pemilih yang belum menentukan pilihan sebesar 12 persen. “Sedangkan bila dilihat dari soliditas pemilih, 55 persen pemilih Jokowi tidak akan mengubah pilihannya. Pemilih Prabowo 57,7 persen tidak akan mengubah pilihannya,” ujarnya

Sementara elektabilitas dari sisi geografis, di hampir semua wilayah Indonesia, kecuali Sumatera yang dikuasai paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Pasangan Jokowi-KH Maruf unggul di hampir semua wilayah, kecuali Sumatera,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here