shababjo.net, Pemilu 2019 – Komisioner KPU, Viryan Aziz, mengungkapkan alasan pihaknya memilih menggunakan kotak suara kardus. Dia mengutarakan biaya pengadaan kotak suara kardus lebih murah, dengan pengiriman yang lebih sederhana, dan ramah lingkungan.

Selain itu, KPU bisa menghemat anggaran pengadaan kotak suara sebesar Rp663 miliar dibanding menggunakan material lain, seperti plastik atau alumunium.

Viryan mengungkapkan, KPU menghitung anggaran untuk pengadaan kotak suara kardus sebanyak Rp948 miliar, namun dalam perjalanannya KPU menetapkan HPS sebesar Rp562 miliar.

“Kemudian realisasi tender Rp284 miliar jadi ada penghematan total Rp663 miliar kalau menggunakan berbahan baku karton kedap air,” katanya dalam program Indonesia Lawyers Club di TvOne, Selasa 18 Desember 2018.

Sementara bila menggunakan plastik biaya, diutarakan Viryan, biayanya akan lebih mahal. Tidak hanya itu dengan penggunaan kotak suara kardus, KPU tidak harus mengeluarkan biaya untuk sewa gudang.

“Kami memilih karton kedap air, kotak suara alumunium memang bisa digunakan beberapa kali tapi tetap ada penggantian. Kita juga tidak perlu sewa gudang untuk menampung kotak suara itu,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here