shababjo.net, Pemilu 2019 – Setelah menggelar rapat darurat selama kurang lebih 9 jam, Partai Demokrat akhirnya angkat bicara terkait pengrusakan baliho selamat datang Susilo Bambang Yudhoyono dan bendera Partai Demokrat.

Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengungkapkan, perusakan terhadap sejumlah atribut baik itu bendera dan baliho Partai Demokrat dilakukan secara masif

“Tidak benar yang dirusak itu satu. Tidak benar. Perusakan, perobekan, dan penghilangan baliho SBY dan Partai Demokrat berjumlah ratusan dan terjadi di malam hari hingga dini hari tanggal 15 Desember,” kata Hinca di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa 18 Desember 2018 malam.

Sebelum SBY tiba di kota Pekanbaru baliho SBY dan bendera Demokrat relatif banyak. Termasuk di jalan-jalan protokol karena memang kunjungan sudah lama disiapkan.

Menurutnya, tidak ada atribut Demokrat yang bernuansa kampanye pemilu. Dari segi jumlah atribut PD lebih sedikit jika dibandingkan dengan baliho Jokowi-Ma’ruf dan bendera parpol pengusung Jokowi yang jauh lebih masif. Sebelum SBY tiba di Pekanbaru sudah ada permintaan atau tekanan kepada PD Riau untuk turunkan atribut Demokrat ketika banyak bendera parpol (Golkar dan Demokrat) diturunkan oleh Satpol PP karena dipasangan di median jalan, Demokrat bisa menerimanya.

Perusakan, perobekan dan penghilangan baliho SBY dan bendera Demokrat yang jumlahnya ratusan yang terjadi malamĀ  hingga dini hari tanggal 15 Desember 2018 sebagian di buang parit-parit. Sekjen PD dan para pimpinan PD Riau langsung menuju ke zona perusakan.

“Oleh satgas Rajawali salah satu pelakunya tertangkap dan dimintai keterangan. Subuh dan pagi hari PD adukan ke Polres Pekanbaru,” ungkap Hinca.

Pagi hari SBY didampingi Sekjen dan pimpinan PD tinjau langsung ke zona perusakan dan pembuangan atribut demokrat agar tidak salah memahami situasi yang sesungguhnya.

“Semua atribut yang rusak patah robek dan dibuang ke selokan diabadikan sebagai bukti. SBY keluarkan instruksi untuk turunkan atribut PD yang tersisa khususnya di jalan2, protokol. Daripada dirusak dan dihilangkan pihak tertentu karena itu termasuk simbol dan kehormatan partai Demokrat,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here