Jakarta, Berita Terkini – Harga cabai rawit dijual di kisaran Rp 50 ribu-Rp 70 ribu per kilogram (kg) pada awal pekan di Pasar Palmerah. Sebelumnya harga cabai rawit sempat berada di posisi Rp 65 ribu per kg.

Salah satu pedagang yang menjual dengan harga terjangkau adalah Nani (56). Ia menyebut harga beberapa jenis cabai sudah turun.

“Cabai keriting merah Rp 26 ribu, agak turun. Cabai rawit Rp 50 ribu, cabai hijau Rp 40 ribu per kilo, kalau cabai hijau keriting Rp 24 ribu,” ujar dia.

Gambar terkait

Ketika ditanya mengenai harga, Nani menyebut ada pengaruh dari faktor mudik, seperti pedagang yang baru berjualan lagi. “Ada faktor mudik, jadi turun,” ujar dia.

Harga yang sama pun dijual oleh Erna (35). “Ini harga-harga memang masih naik-turun,” kata dia.

Sementara itu, harga bawang putih dan merah yang dijual pun masih terjangkau, yakni kisaran Rp 25 ribu.

“Bawang merah Rp 25 ribu, bawang putih sama. Bawang bombay Rp 20 ribu. Timun, wortel, masih Rp 11 sampai 12 ribu, tomat Rp 10 ribu,” tutur dia.

Pedagang lain Bu Ani (50), menjual cabai rawit di kisaran Rp 60 ribu. Saat ditanya alasan perbedaan harga, menurut dia tergantung dari kondisi di pasar induk.

“Ada harga yang murah, ada yang mahal. Dagang sayuran tidak seperti sembako. Kalau sayuran beda, tergantung kita belanjanya.Tergantung pasar induknya, kalau kosong, turun, walau saya kemarin beli mahal, tapi harga di sana turun, ya saya ikut turun,” tutur dia.

Ia pun menambahkan barang dagangannya sedang sepi. Hal itu menurut Ani ada efek Asian Games yang akan diadakan pada pertengahan Agustus 2018. Sebab, pembelinya cukup banyak dari pedagang gerobak.

“Lagi sepi. Di Senayan gerobak tidak boleh dagang karena Asian Games. Sementara ini mungkin lagi ngerapihin, tidak enak kalau berantakan sedang ada tamu negara. Ini pun tidak setiap tahun. Mungkin nanti tempat disiapin (untuk dagang),” tutur dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here