shababjo.net – Milano juga menilai polisi terburu-buru dalam menetapkan kliennya sebagai tersangka dalam kasus prostitusi online.

Selain itu, Kuasa hukum Vanessa Angel, Milano menyebutkan pihaknya tidak pernah diberitahu soal foto dan video telanjang kliennya oleh polisi selama pemeriksaan.

Namun hal tersebut ditanggapi enteng oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera. Menurut Barung, pengacara boleh saja membela siapapun karena itu kewajibannya dan polisi tidak pernah mempermasalahkan hal itu.

“Itu (foto dan video telanjang) konsumsi yang sudah didapat dari hasil digital forensik,” tegas Frans kepada wartawan, Kamis (17/1/2019).

Seperti diketahui, Polda Jatim telah meningkatkan status Vanessa Angel dari saksi korban menjadi tersangka dalam kasus prostitusi online sejak kemarin. Pasalnya, artis FTV ini diduga mengeksploitasi diri dengan mengirimkan foto-foto dan videonya pada muncikari.

Vanessa dijerat dengan Pasal 27 Ayat 1 UU ITE. Dimana ancaman hukumannya 6 tahun penjara.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here